Belajar Hidup tak Banyak Tingkah ala Khaby Lame, Why Not?

Khaby Lame/ Diunduh dari Kompas/ @Pangerandiksi.com

Tahu kreator konten Khaby Lame? Dari media sosialnya, dia memperlihatkan banyak perilaku orang yang terjebak dalam sulitnya kehidupan, kemudian dia mencontohkan bahwa hiduplah dengan merasa mudah dan simpel. Khaby memberi pesan kepada semua untuk mengatasi masalah dengan cerdas dan menjalani kehidupan sehari-hari agar tak banyak bertingkah.

Diinfokan oleh Pikiran-rakyat.com, pria yang lahir di Sinegal dan dibesarkan di Chivasso, Italia pada 9 Maret 2000 ini mulai terkenal di TikTok sejak tahun 2020. Ia sering menjadi sorotan karena aksi lucunya saat membongkar life hack yang tidak berguna.

Diketahui Khaby bisa panen cuan ratusan miliar untuk sekali mengunggah konten. “Menurut Starsunfolded, Khaby Lame bisa mengantongi menghasilkan antara $ 13.380 hingga $ 22.300 dolar (sekitar Rp361 miliar) per satu kali posting,” tulis Pikiran-rakyat.com pada artikel ‘Profile Khaby Lame, Ternyata Segini Besar Gaji TikToker yang Kerap Bongkar Life Hack Tak Berguna‘ oleh Vidia Elfa Savhira, 3 Juni 2021.

Baca juga, yuk! Ibu Kita Kartini Putri Sejati, Pemikirannya soal Emansipasi sampai Pernah Dikira Murtad

Khaby Lame, melalui salah satu media sosialnya yakni Instagram @khaby00, dia mengunggah konten yang khas dan lucu. Konten kreator asal Italia ini tampak memberi pesan menohok kepada orang-orang yang tidak menikmati hidup dengan wajar.

Terbaru, dari Instagram-nya yang sudah terverifikasi dengan jumlah pengikut 63 juta lebih itu, pada unggahan 6 Desember 2021, tampaknya ia sedang menyoroti eksploitasi satwa liar.

Dalam konten itu terlihat orang yang tengah memelihara singa dan harimau secara pribadi. Mereka tampak terhibur dengan peliharaannya sebagai teman bermain. Tentu itu merupakan hal yang tidak patut. Satwa liar seharusnya hidup di habitatnya karena itu adalah tempat terbaik baginya untuk tumbuh dan berkembang secara alamiah.

Dalam jurnal yang berjudul ‘Tinjauan Hukum Internasional terhadap Perlindungan Satwa Dilindungi dari Tindakan Eksploitasi dan Penganiayaan dalam Pertunjukan Sitkus di Indonesia Berdasarkan Convention on Internastional Trade in Edangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES)‘ Oleh: Mariana Gultom bahwa negara wajib mengendalikan segala upaya eksploitasi satwa liar.

“Negara-negara anggota CITES mempunyai kewajiban untuk menerapkan ketentuan-ketentuan CITES di bidang pengendalian peredaran jenis baik keluar maupun masuk negara yang bersangkutan. Untuk dapat melaksanakan CITES dengan efektif maka sistem perundang-undangan nasional harus mengacu pada ketentuan CITES,” tulis Mariana: JOM Fakultas Hukum Volume V No 2 Oktober 2018, diakses melalui jom.unri.ac.id pada Kamis, 23 Desember 2021.

Baca juga, yuk! Cerpen: Reztya Ice Cream Karya Pangeran Diksi

Di Indonesia mengenai pemeliharaan satwa liar telah diatur dalam UU No. 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Di pasal 20 diterangkan bahwa satwa yang digolongkan dalam jenis yang dilindungi terbagi menjadi satwa dalam bahaya kepunahan dan satwa yang populasinya jarang. Kemudian di pasal 21-nya: setiap orang dilarang untuk (a) menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup.

Khaby yang hanya membuat konten video Reels Instagram sesimpel itu soal eksploitasi satwa liar saja memberi pesan yang begitu luas, bermakna, dan patut dipertimbangkan. Dalam caption (takarir) unggahan tersebut Khaby cuma menuliskan sebaris kalimat bahwa satwa harus hidup sesuai habitat alaminya. “Animals should live in their natural HABITAT,” tulis @khaby00.

Ada lagi, unggahan pada 17 Desember 2021 kali ini topiknya Opposite Think. Dalam video itu berawal dari seseorang yang mengupas buah kiwi. Bagi orang yang tak nyeleneh, setelah kiwi dikupas tentu buahnya yang dimakan, tapi orang tersebut justru memakan kulitnya.

Sontak, Khaby yang memakai kaus lengan panjang nampaknya memberi sindiran dengan melakonkan memakai hand and body (calir raga) langsung mengoleskan ke lengan kaus itu tanpa membuka atau menggulung dulu. Orang normal seharusnya mengusap calir raga itu ke kulit tubuh secara langsung, kan? Haha… Lakonan Khaby sungguh menampar warganet tapi tetap menghibur, ya.

Masih ada lagi, Khaby selalu up to date mengunggah konten hiburan dan edukatif. Tak lupa ia selalu memberi tagar #learnfromkhaby, #learnwithinstagram, dan tagar khusus sesuai unggahan.

Baca juga, yuk! Cerpen: Siasat Karya Pangeran Diksi

Pada konten yang diunggah 18 Desember 2021 ia mengangkat topik The Simple Spiderman. Dalam video tampak seorang cewek sedang membersihkan perabot rumahnya. Ia menyapu debu yang menempel di televisi. Nyelenehnya cewek itu menyelesaikan pekerjaannya sambil memanjat-manjat lemari televisi layaknya karakter spiderman, padahal ia tak perlu melakukan itu karena perabotnya cukup mudah dijangkau tanpa bertingkah layaknya laba-laba.

Apa yang dilakonkan Khaby? Tak pernah tak lucu, Khaby dengan memakai kostum spiderman mencontohkan bagaimana menyapu debu yang lengket di televisi dengan tak memanjati lemarinya segala. Ya ampun, Khaby! Ia dengan lakon parodinya selalu memberi tamparan bagi orang-orang yang menjalani hidup tak selayaknya.

Tak perlu berlebihan dalam mengatasi sebuah masalah. Kita cukup berpikiran positif bahwa kita mampu menyelesaikannya dengan cara yang sederhana dan tak merepotkan. Seperti kata Gus Dur, presiden keempat RI, “Gitu aja kok repot”. Semasa hidupnya, Gus Dur adalah sosok yang cerdas dan lucu. “Gitu aja kok repot” adalah ungkapannya yang khas dalam menanggapi berbagai masalah.

“Kita itu sering kali direpotkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dengan hal-hal yang tidak ada kaitannya dengan upaya kita bersama untuk membangun bangsa dan negara ini. Kita malah direpotkan dengan hal-hal yang justru tidak esensial dan kemudian hal tersebut menimbulkan konflik di antara kita sendiri,” kata Dubes Kristiarto menirukan kalimat Gus Dur dalam diskusi virtual dengan topik “Annual Gus Dur Memorial Lecture 2020: Gus Dur dan Perdamaian Bangsa” yang digelar pada Sabtu (19/12/2020). Itulah yang ditulis Idntimes.com dalam artikel berjudul ‘Ini Makna di Balik Ungkapan ‘Gitu Aja Kok Repot’ ala Gus Dur‘ yang direporteri oleh Santi Dewi. (Pangeran Diksi)

Rekomendasi artikel buat kamu

1 Komentar

  1. […] Baca juga, yuk! Belajar Hidup tak Banyak Tingkah ala Khaby Lame, Why Not? […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *