Jaga Kesehatan Mata dengan Lakukan 3 Langkah Prioritas, Apa Saja?

Jaga Kesehatan Mata dengan Lakukan 3 Langkah Prioritas, Apa Saja?/ Foto: dok

Mata sebagai panca indera yang bertugas di bidang penglihatan punya hak untuk bertahan lebih kuat seiring dengan kehidupan kita. Memang, kita harus memenuhi hak seluruh tubuh kita setelah menjalani aktivitas setiap harinya. Ketika merasa lelah, apalagi salah satu bagian badan kita terasa sakit, keputusan terbaik adalah istirahat.

Setiap anggota tubuh ada cara tersendiri untuk dipenuhi haknya. Termasuk mata, tentu berbeda cara merawatnya dengan organ tubuh yang lain. Lantas bagaimanakah cara menjaga kesehatan mata dengan tiga langkah prioritas? 

1. Penuhi nutrisi mata

Memenuhi nutrisi untuk mata menjadi langkah awal agar indera penglihatan lebih siap menjalani aktivitas. Nutrisi bagi mata bukan cuma memenuhi vitamin A. Kita juga disarankan untuk mengonsumsi makanan bergizi yang kaya akan kandungan vitamin C, vitamin E, lutein, selenium, dan asam lemak omega-3.

Nah, kandungan gizi tersebut dapat mengantisipasi adanya gangguan mata seperti katarak. Adapun makanan yang mengandung berbagai nutrisi tersebut di antaranya sayuran hijau, ikan salmon dan tuna, telur, kacang-kacangan, serta jeruk.

DAFTAR ARTIKEL LAINNYA:

Selain mengonsumsi makanan yang disebutkan itu, ada juga konsumsi yang harus dijauhi seperti minuman alkohol dan rokok. Alkohol tidak baik bagi tubuh, khususnya bagi kesehatan mata. Karena, minuman beralkohol dapat menyebabkan dehidrasi ringan, mengganggu jam tidur hingga menyebabkan munculnya mata panda. Sedangkan merokok disebut sebagai faktor yang meningkatkan risiko katarak dan degenerasi makula.

2. Jangan paksa mata terus bekerja

Aktivitas yang kita lakukan setiap harinya tidak terlepas dari peran mata sebagai indera penglihatan. Fungsi mata bisa saja mengalami penurunan seiring bertambahnya usia seseorang. Namun, memprioritaskan kesehatan mata sejak dini tetap harus dilakukan agar mata terhindar dari berbagai penyakit.

Baca juga, yuk! Baju Fatih Indonesia Bikin Cowok makin Keren dan Percaya Diri, Sudah Punya?

Adapun langkah prioritas menjaga kesehatan mata selanjutnya yaitu tidak memaksa mata terus bekerja. Aktivitas manusia yang nyaris tidak terlepas dengan bantuan gawai (gadget) dan komputer akan menjadi tantangan terbesar bagi mata untuk terus menjalankan fungsinya dengan baik.

Lantas bagaimana jika mata terus dipaksa untuk menatap layar komputer atau gawai? Tentu mata akan merasa lelah dan perlahan menunjukkan gejala sakit seperti sakit kepala, mata menjadi kering hingga penglihatan terasa samar. Lelahnya mata karena aktivitas tersebut juga akan mengakibatkan punggung dan bahu terasa sakit.

Serba-Serbi Katarak! Harus Diwaspadai dan Segera Ditangani – dr. Fitriana Romadiana,SpM(K)

Seperti ditulis Kmu.id bahwa data per Februari 2022 menunjukkan, ada sebanyak 370 juta handphone aktif padahal total penduduk Indonesia 277,7 juta jiwa. “Artinya, total gadget di Indonesia lebih banyak daripada jumlah penduduk. Sedangkan jumlah pengguna internet mencapai 204,7 juta atau sebanyak 73,7 persen dari total populasi,” tulis artikel Cara Menjaga Kesehatan Mata di Era Gadget‘ yang diakses pada Minggu (13 November 2022).

Banyaknya total gadget yang dipakai di Indonesia melampaui jumlah penduduknya mengakibatkan kasus kesehatan mata meningkat. Adapun secara umum gangguan mata yang dialami yaitu kelainan refraksi, khususnya miopia (rabun jauh; mata minus). Seperti disari dari Kmu.id, Direktur National Lasik Center (NLC), Dr Diaz Alamsyah Sudiro, SpM, mengatakan bahwa faktor penyebab meningkatnya kasus miopia ditandai dengan semakin lamanya penggunaan gadget.

Di masa pandemi Covid-19 penggunaan fasilitas gadget dan komputer semakin diperlukan. Untuk mengurangi risiko-risiko penyakit mata maka kesehatannya juga harus diprioritaskan dengan menjaga jarak aman bagi mata.

Cara menjaga jarak aman mata seperti dilansir dari Kmu.id yakni dengan mengaplikasikan 1-2-10 rule. “Yakni 1 feet (sekitar 30 cm) jarak mata dengan smartphone, 2 feet (sekitar 60 cm) jarak mata dengan komputer, dan 10 feet (sekitar 3 meter) jarak mata dengan TV,” lanjut artikel tersebut.

Baca juga, yuk! Atur Keuangan Jadi Lebih Baik di BSI Tabungan Rencana, Nggak Ribet plus Gratis Asuransi

Masih dari Kmu.id, menjaga kesehatan mata dapat diterapkan dengan rumus 20-20-20. Setiap 20 menit sekali, mata harus diistirahatkan minimal 20 detik dengan cara melihat jauh sekitar 20 feet (6 meter). Hal ini dapat menjadi langkah yang baik bagi orang yang bekerja dengan menatap layar komputer atau gadget dalam waktu lama.

3. Periksa mata secara rutin

Memeriksa mata sebagai langkah prioritas dapat membantu mengetahui seperti apa kondisi mata kita. Memeriksa mata secara rutin juga akan menentukan bagaimana seseorang menentukan langkah yang tepat untuk kesehatan matanya.

Baca juga, yuk! Sepatu Aerostreet Produksi Lokal, Keren dan Berkualitas, Kok Bisa Murah Banget?

Artikel Alodokter.com yang ditinjau oleh dr. Sienny Agustin, menerangkan bahwa setiap orang, mulai dari anak-anak hingga lansia, disarankan untuk melakukan pemeriksaan ke dokter mata secara rutin minimal 2 tahun sekali. Bahkan orang dewasa 40 tahun ke atas dianjurkan memeriksa matanya setahun sekali.

Adapun tujuannya untuk mencegah penyakit mata yang berkaitan dengan pertambahan usia, contohnya degenerasi makula, glaukoma, dan katarak. Memeriksa mata juga penting dilakukan bila seseorang punya riwayat penyakit mata yang diturunkan secara genetik dari orang tua ke anak. Melalui pemeriksaan dokter mata, langkah yang tepat dan cepat akan dapat dilakukan. (Pangerandiksi.com)

Rekomendasi artikel buat kamu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *