Penting! Cara Pilih Lampu LED Hemat Energi dengan Penerapan SKEM, Apa itu?

Penghematan sumber energi harus dimulai sekarang juga. Perubahan iklim akan semakin mengkhawatirkan jika penduduk di muka bumi tidak melakukan langkah nyata merawat kehidupannya.

Adapun salah satu langkah penting merawat kehidupan di bumi yaitu menghemat energi. Langkah kecil dalam menghemat energi itu salah satunya dengan menggunakan lampu light emiting diode (LED) hemat energi.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menyusun kebijakan Standar Kinerja Energi Minimum (SKEM) dan label hemat energi untuk penggunaan lampu LED.

Sosialisasi Kebijakan Standar Kinerja Energi Minimum (SKEM) untuk Lampu LED dan Pameran Produk Lampu LED Dalam Negeri di Hotel Grand Inna Medan, Selasa 30 Mei 2023/ Dokumen Pangerandiksi.com

SKEM menurut Permen ESDM Nomor 14 tahun 2021 adalah spesifikasi persyaratan kinerja energi minimum dalam kondisi tertentu untuk memberikan batasan jumlah konsumsi energi maksimum yang diizinkan untuk peralatan pemanfaatan energi.

DAFTAR ARTIKEL LAINNYA:

Jadi, menurut Permen ESDM tersebut, penerapan SKEM berupa label hemat energi wajib dicantumkan di setiap jenis peralatan pemanfaatan energi yang salah satunya adalah lampu LED. Setiap konsumen baik rumah tangga maupun perusahaan hingga instansi pemerintah harus memperhatikan label tanda hemat energi dari lampu LED maupun peralatan energi lainnya seperti AC, mesin cuci, lemari pendingin, kipas, penanak nasi, dll.

Baca juga, yuk! Baju Fatih Indonesia Bikin Cowok makin Keren dan Percaya Diri, Sudah Punya?

Label tanda hemat energi tersebut menunjukkan tingkat hemat energi pada peralatan pemanfaatan energi. Adapun tingkat hemat energi itu digambarkan dalam jumlah bintang sesuai dengan penilaian yang ada pada satu produk. Maka, semakin banyak bintang yang diberikan semakin baik kualitas dan hemat energi pada produk itu. Tanda hemat energi tersebut dapat dilihat di setiap kemasan produk.

Label Tanda Hemat Energi (LTHE)/ diunduh dari Simebtke ESDM

Label tanda hemat energi dalam setiap kemasan lampu LED dan peralatan energi lainnya membantu masyarakat memilih produk yang berkualitas dan berdampak baik terhadap kondisi perubahan iklim.

Sebagai konsumen, terutama rumah tangga dan perusahaan, label hemat energi sangat penting diperhatikan dalam setiap membeli produk energi.

Baca juga, yuk! HokBen Restoran Pelopor Sertifikat Halal Indonesia, Sediakan Menu Buka Puasa Bento Ramadan, Wajib Coba!

Keuntungan bagi konsumen dengan adanya label tanda hemat energi ini selain hemat energi tentunya hemat biaya. Harga murah sering tidak menjamin kualitas produk, alih-alih ingin menghemat biaya justru produk yang cepat rusak terpaksa diganti dengan produk baru lagi dalam jangka waktu yang sebentar, tentu hal itu semakin menambah beban biaya konsumsi, bukan?

Pemerintah melalui Kementerian ESDM telah mensosialisasikan kebijakan SKEM dan label hemat energi untuk lampu LED di berbagai daerah termasuk di Kota Medan.

Baca juga, yuk! Wow! Mitsubishi Motors Perkenalkan XFC Concept, Roadshow ke 6 Kota di Indonesia ini Jadwalnya

Dalam sosialisasi tersebut, Pemerintah mendorong para produsen agar menerapkan kebijakan SKEM. Direncanakan, regulasi dari kebijakan tersebut wajib dilaksanakan semua produsen mulai Juni 2023. Hal tersebut dilakukan agar konsumen tahu dan memahami produk lampu LED yang dibeli sesuai dengan kebutuhannya.

Perlu diketahui bahwa labelisasi hemat energi bagi peralatan energi semakin urgen karena sumber-sumber energi tidak terbarukan terus menipis. Selain itu, penggunaan listrik juga harus dimanfaatkan secara bijak sehingga produk lampu LED ini dapat menjadi solusi bagi masyarakat untuk menghemat beban biaya listriknya.

Penerapan kebijakan SKEM dan label hemat energi ini juga mendorong produsen lampu LED dan alat energi lainnya berlomba-lomba membuat produk berkualitas. Dan pada akhirnya masyarakat memiliki banyak pilihan produk energi yang sesuai dengan kebutuhannya tapi tetap ramah lingkungan.

Sosialisasi Kebijakan Standar Kinerja Energi Minimum (SKEM) untuk Lampu LED dan Pameran Produk Lampu LED Dalam Negeri di Hotel Grand Inna Medan, Selasa 30 Mei 2023/ Dokumen Pangerandiksi.com

Rekomendasi artikel buat kamu

11 Komentar

  1. Mungkin karena aku belum menikah dan tidak terlalu peduli dalam masalah lampu, aku jadi kurang tahu tentang masalah lampu. Mulai dari model, merk, dan lainnya. Aku cuma tahu cara masang lampu, itu saja. Hehe🤭

  2. Urusan lampu ini, printilan rumah tangga yang kadang buat sebal. Tengah malam mati lampu, blm setahun dah rusak dan kadang salah beli jdi gak terang hehe. Tq tulisannya saya jadi tau Cara Pilih Lampu LED Hemat Energi dengan Penerapan SKEM 🙏

  3. Hmmm,, kirain slama ini kalau udh led pasti hemat, ternyata ada peringkat hematnya jg dari tanda bintang itu ya? Ok deh next klo beli lampu bakal perhatiin itu

  4. Lihat bintangnya di kemasannya ya… Bukan di bohlamnya. Note.
    Ke depannya saya akan lebih perhatikan lagi.
    Karena saya emak-emak yang suka hemat. Apalagi listrik

  5. Kekuarga saya juga senang menggunakan lampu LED, hemat dan tahan lama..Apalagi kalau yang lampunya bisa tetep hidup tuh saat mati listrik..😁

  6. Led sangat hemat energy, dengan penambahan label menunjukkan tingkat efisiensi nya yang lebih baik dan berstandart.

  7. Betul, perubahan iklim mulai terasa di mana-mana. Kota Bandung yang biasanya adem, sekarang mulai panas. Penghematan sumber energi harus dimulai sekarang juga supaya bumi lestari

  8. Wah terima kasih Kak. Untuk yang sedang memilih lampu led jadi terbantu dengan adanya tulisan ini nih

  9. Asli ya aku baru tahu ada teknik STEM lo. Tapi kita memang perlu inovasi terkait energi ini untuk menghasilkan jejak karbon yang sedikit demi kelangsungan bumi. Semoga teknologi STEM ini bisa lebih menjangkau banyak orang dan industri lampu agar lebih ramah lingkungan. ❤️

  10. kalo boleh bertanya min, adakah lampu LED yang tahan sampai 12 atau 24 jam gitu? soalnya selama ini menggunakan lampu LED, sewaktu mati lampu biasanya hanya bertahan 2 jam kemudian mati lagi,

  11. Aku selalu menggunakan lampu LED selain karena dengan watt kecil saja lumen nya sdh terang banget itung2 hemat energi juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *