Kenapa di Masjidil Haram Arab Saudi tidak Ada Kotak Infak? Begini Cara Bersedekah di Tanah Suci

Kenapa di Masjidil Haram Arab Saudi tidak Ada Kotak Infak? Begini Cara Bersedekah di Tanah Suci/ ilustrasi didownload dari Umrohnews.com

Kenapa masjid-masjid di Arab Saudi termasuk Masjidil Haram tidak ada kotak infak atau kotak amal? Pertanyaan sepele ini tampaknya penting untuk dijawab. Jamaah haji ataupun umroh asal Indonesia tentu merasa heran jika ingin bersedekah tapi bertanya-tanya kenapa tidak ada kotak infak di Masjidil Haram?

Banyak sumber yang menjelaskan bahwa ada alasan tertentu kenapa tidak ada kotak infak di masjid-masjid Tanah Suci. Seperti dilansir dari laman resmi Kemenag RI, diterangkan bahwa Pemerintah Arab Saudi melarang beredarnya kotak amal di dalam masjid khususnya di Mekkah dan Madinah.

Pemerintah Arab Saudi melarang takmir masjid untuk menyediakan kotak infak dengan alasan khawatir jika pengelolaannya tidak bisa terkontrol.

DAFTAR ARTIKEL LAINNYA:

Selain itu, sumber lain menjelaskan bahwa di sekitar Masjidil Haram ada sebuah bangunan megah yakni Zam-Zam Tower atau Menara Jam Mekkah. Zam-Zam Tower merupakan bagian dari komplek Abraj Al Bait tepat di depan Masjidil Haram. Zam-Zam Tower dibangun di atas tanah wakaf Raja Abdullah dan juga dibangun atas perintahnya.

Tujuan pembangunan Zam-Zam Tower ini adalah untuk komersial, tapi keuntungannya secara umum baik itu dari hasil sewa hotel, sewa pusat perbelanjaan dan lainnya digunakan untuk operasional Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Oleh karena itulah mengapa tidak ada kotak amal di Masjidil Haram atau Masjid Nabawi, karena untuk biaya operasionalnya sudah dicukupi dari hasil komersial Abraj Al Bait.

Baca juga, yuk! Penting! Cara Pilih Lampu LED Hemat Energi dengan Penerapan SKEM, Apa itu?

Lantas, jika tidak ada kotak amal di Masjidil Haram, Masjid Nabawi, Masjid Quba dan masjid lainnya di Arab Saudi bagaimana cara bersedekah di Tanah Suci? Mengingat bersedekah adalah amalan yang sayang ditinggalkan saat berada di Tanah Suci, begini cara-cara yang bisa dilakukan jamaah.

1. Salurkan lewat badan penyalur zakat, infak, dan sedekah
Bagi jamaah haji atau umroh yang ingin bersedekah dalam jumlah banyak dapat menghubungi badan penyalur zakat, infak, dan sedekah di Masjidil Haram atau Masjid Nabawi. Jamaah juga bisa meminta formulir dari badan tersebut di pusat perbelanjaan untuk diisi dan memberikan sedekahnya.

Baca juga, yuk! Utang 8000 Triliun dan Masifnya Korupsi bukan cuma Soal Ekonomi, Sehatkah SDM Indonesia?

2. Sedekah di kafe atau warung fisabilillah
Di Mekkah terdapat kafe atau warung fisabilillah untuk memberikan makanan kepada fakir miskin. Nah, jamaah bisa memesankan sejumlah porsi makanan kepada petugas kafe yang kemudian akan disalurkan kepada fakir miskin. Tidak sulit menemukan kafe atau warung fisabilillah di Mekkah, karena ada beberapa yang memasang papan pengumuman untuk menerima jasa ini.

3. Sedekah minuman teh atau makanan
Cara lain untuk bersedekah di Tanah Suci adalah dengan memberikan minuman teh atau makanan di sekitar Masjidil Haram. Di sekitar Masjidil Haram biasanya pada hari-hari puasa seperti Senin dan Kamis banyak orang yang memberikan sedekah dengan cara ini.

Baca juga, yuk! HokBen Restoran Pelopor Sertifikat Halal Indonesia, Sediakan Menu Buka Puasa Bento Ramadan, Wajib Coba!

3. Berikan parfum
Bersedekah hanya bermodalkan sebotol parfum dapat dilakukan jamaah di pintu masuk masjid. Jamaah cukup berdiri di depan pintu masjid dan memberikan wewangian parfum. Wewangian parfum tentu sangat bermanfaat ketika para jamaah melaksanakan sholat dengan saf yang rapat dan berbagai macam aroma badan.

4. Bantu orang ambilkan air zam-zam
Tidakpun bersedekah dengan uang atau barang, cara lainnya dapat dilakukan dengan bersedekah tenaga. Cukup berdiri di sekitar keran air zam-zam dan jika melihat orang membutuhkan bantuan, maka ambilkanlah air zam-zam itu untuk minumnya.

Nah, itulah cara bersedekah yang dapat dilakukan saat berada di Tanah Suci.

Allah telah menjelaskan keutamaan bersedekah bahwa, “Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah dengan pinjaman yang baik, akan dilipatgandakan (balasannya) bagi mereka; dan mereka akan mendapat pahala yang mulia”.

Q.S Al Hadid: 18

Rekomendasi artikel buat kamu

34 Komentar

  1. Ada cara lain sih kak kalau Nemu pekerjanya bisa kasih sedekah ke mereka kek cleaning service gitu tp kebanyakan cowok terus belum lagi banyak ‘pengemis’ paksa, eh tp itu beberapa tahun lalu sih udah lama , gatau pengemis udah pada ditertibkan belum..
    Tapi soal keuntungan hotel untuk masjid masyaallah sekali,
    Btw mereka disana emang pada suka sedekah yak jadi justru kita yg mencari siapa untuk disedekahkan 🤭

  2. MasyaAllah.. Iya ya bener bang. Gak ada kotak infak di sana. Btw di sana bahkan penduduk asli pun bersedekah sering lewat makanan untuk menjamu tamu Allah. Bahkan kadang secara eksplisit dikhususkan pula buat andonisi. Maksudnya orang indonesia.

    1. Bersedakah di arab Saudi terlarang menggunakan uang. Cukup barang atau tenaga yang diberikan. Menarik untuk diterapkan oleh negara kita

      1. Boleh juga diterapkan di mesjid mesjid di Indonesia ya. Menyewakan lahan untuk area perdagangan dan hasil sewanya untuk operasional mesjid. Sepertinya di beberapa mesjid disini sudah ada yang menerapkan cara itu

  3. benar juga, daripada pengelolaannya dikhawatirkan terjadi missed.. tidak heran, makanya di hari senin atau kamis, banyak pengunjung masjid al haram yang seringkali mendapatkan donasi kurma atau minuman tertentu karena banyak yang ingin bersedekah tapi tidak ada kotak amal disini 🙂

  4. Masyallah Tabarakallah sudah modern banget yaah cara sedekahnya. Jadi memudahkan juga jamaah haji yang ingin bersedekah. Karena banyak alternatifnya.

  5. Bersedakah di arab Saudi terlarang menggunakan uang. Cukup barang atau tenaga yang diberikan. Membuat lebih terkontrol pengelolaannya.

  6. Masyaallah unik banget cara bersedekahnya. Terutama yg parfum tuh, buat aku unik banget.. memang ketika kita salat kan harus wangi ya.. jd ini yg mereka terapkan…

    Meskipun belum ke tanah suci, tp akhirnya aku tahu cara orang2 Arab, bersedekah.

  7. Baru tahu kalo di arab tidak Ada Kotak Infak, jd mereka Kalo bersedekah langsung kepada yang membutuhkan ya.

  8. yayayaya, jadi paham knapa di masjidil haram tidak ada kotak infaq.
    sebetulnya di negara kita juga bisa tuh di terapkan jika good will leadership-nya punya visi kesono….
    yayayyaa…. berandai-andai sajah sementara
    smoga bisa di terapkan di negara kita
    aamiin
    salam rahayu
    wahono secret

  9. ngga perlu bingung bagaimana kalau mau berinfaq ya di tanah suci. Ada banyak cara untuk berbuat baik dan bersedekah. Bisa dipilih bagaimana model yang ingin kita lakukan

  10. saya baru tau kalo di mekkah tidak ada kotak amal, alhamdulillah berarti pemerintah arab saudi menopang operasional mesjid dengan penuh.

  11. Serius deh takjub banget di Masjidil Haram tuh banyak banget yang berbagi makanan sebagai sedekah. Tanpa adanya kotak infak kita jadi mencari berbagai macam cara untuk bersedekah sesuai kemampuan kita ya Kak

  12. Alhamdulillah wawasan saya tentang tradisi di sana menjadi bertambah dari artikel ini. Terima kasih banyak telah menuliskannya. Bisa buqt bekal nanti kalau ke sana.

  13. Memang untuk berinfaq tidak selalu dengan cara memasukkan ke kotak amal akan tetapi banyak jalannya seperti yang dipaparkan oleh artikel ini

  14. Kalau alasannya susah pengelolaannya make sense sih gak disediakan kotak amal karena yang datang juga banyak pasti susah collectingnya

  15. Jadi rindu ke Baitullah.. Masjid Nabawi..
    disana ada juga yang sedekah makanan dan minuman untuk jemaah haji, bahkan anak kecil juga ikut membagikan penganan. MasyaAllah !

  16. Phai Yunita S Wijaya

    Masya Allah ya, begitu ternyata alasannya kenapa nggak ada kotak infaq di masjidil Haram. Aku oun sempat bertanya-tanya perihal ini, alhamdulillah ketemu jawabannya disini. Semoga Allah SWT membalas amal Raja Abdullah atas wakafnya, amiin.

  17. Benar juga yaaa di sana memang tidak ada kotak amal. Untuk sedekah ada cara2 lain yang bisa dilakukan. Memberikan tip kepada petugas bersih2 dan yang jaga di sekitaran air zam zam juga bisa kayaknya yaaa

  18. Biar pengelolaannya tepat sasaran ternyata ya, makanya di masjidil haram tidak ada kotak amal. Bagus banget si, antisipasi biar gak ada penyelewengan dsb.

  19. Lenih aman sih menurutku kalo langsung sedekah ke tempat yg memang membutuhkan. Sempet juga lihat story siapa deh yg sedekahnya seperti disebutkan di atas.

  20. Masyaallah banyak cara untuk bersedekah di sana ya, jadi bukan hanya dengan uang saja, berikan bantuan makanan pun juga bisa. Kalaupun dengan uang harus langsung ke badan amil zakat saja, biar langsung tersampaikan dan pastinya amanah.

  21. Karena sedekah tidak melulu soal materi ya kak… Banyak hal yang dapat dilakukan dan dihitung sebagai sedekah seperti membantu orang mengambil air zam-zam. Mungkin terlihat sepele tetapi bagi orang yang dibantu tentu banyak terimakasih banget…

  22. MasyaAllah, ternyat semudah membantu mengambilkan air zamzam pun bisa ya. Bener juga sih, kalau ada kotak infaq takut tidak terkontrol karena pengunjung kan tidak hanya dari negara Arab saja, melainkan dari seluruh penjuru dunia.

  23. Sebagai masjid yang terkenal ramai memang tidak perlu ada kotak infak. Sejauh ini sebagian besar dana dari kotak infak hanya digunakan untuk renovasi masjid yang bahkan mungkin tidak terlalu diperlukan.

  24. Sedekahnya lebih banyak aksi ya, dibanding ngasih uang yang langsung ngasih. Dan, aku lihat ini lebih terarah dan lebih teratur, jadi ga banyak semacam pengemis atau pencurian kotak amal gitu. Bagus ya sistemnya

  25. Muhammad Gusti Apriansyah

    Ternyata tidak ada kotak infak ya, baru tau sih. Tapi dengan begitu memang jadi lebih aman dan terkontrol. Lagipula sedekah tidak hanya harus berinfaq untuk masjid saja, bisa ke fakir miskin, yayasan ataupun lainnya

  26. MasyaAllah. Mungkin mmg begitu ya sedekah yg seharusnya. Kotak amal susah pengawasan, dan pengelolaannya. Malah sulit pertanggungjawabannya

  27. Terima kasih atas artikelnya. Nice info. Nambah wawasanku banget. Secara aku belum pernah ke sana. Kadi tahu, deh sekarang.

  28. MasyaAllah jadi tahu kalau di masjid sana gak ada kotak infaq. Meski demikian tentu saja tak menghalangi kita bersedekah karena masih banyak cara lainnhya ya. Kalau di sana emamg kudu banyakin ibadah ya, bersedekah salah satunya. kadang bentuknya gak harus berupa uang, bisa membantu orang lain, apalagi yang biasanya suka kesasar2 itu juga salah satu sedekah yang baik 😀 TFS

  29. Masya Allah, jadi kangen Tanah Suci. Bener banget, Kak. Aku pernah nulis pengalamanku tentang ini di blog. Di sana tanpa kota infak tapi orang berlomba-lomba bersedekah. Dari yang ngasih permen, kurma, roti, air minum, dll. Bahkan kucing-kucing pun dapat sedekah makanan.

  30. waw, aku baru ngeh. sebegitu amanahnya ya karena takut nggak terkontrol. anw, aku baru tahu kalo ada kotak infaq di cafe. ini menarik banget jadi kita bisa tetap beramal waktu lagi ngafe hehe

  31. Alhamdulillah masih banyak cara ya untuk bersedekah. Pengelolaan keuangan disana udah tercukupi ya, beda dengan disini yang banyak kotak infaq karena memang pengeloaan keuangannya belum cukup. Jadi tahu nih nggak ada kotak infaq di sana karena belum pernah kesana.

  32. Jadi begitu yaaaa. Informatif sekali yaa! Btw…. betapa.banyak.pahala yang diterima oleh orang yang menyalurkan tanahnya untuk operational masjid di masjidil haram yaaa. Masya Allah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *